Perpustakaan UBP Karawang Bangun Literasi Bersama Mahasiswa KKN melalui Pengembangan Pojok Baca di Masyarakat
26 Juli 2025
Perpustakaan UBP Karawang Bangun Literasi Bersama Mahasiswa KKN melalui Pengembangan Pojok Baca di Masyarakat

Karawang — Perpustakaan Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan budaya literasi masyarakat. Salah satu wujud nyata upaya tersebut diwujudkan melalui kolaborasi dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dalam pembangunan Pojok Baca di wilayah desa binaan.
Program ini menjadi bentuk sinergi antara perpustakaan, mahasiswa, dan masyarakat dalam menyediakan ruang baca yang nyaman, mudah diakses, dan ramah bagi semua kalangan. Pojok Baca dirancang sebagai sarana untuk meningkatkan minat baca, memperluas wawasan, serta mendukung pembelajaran mandiri bagi anak-anak, remaja, hingga orang dewasa.
Dalam kegiatan tersebut, Perpustakaan UBP Karawang menyediakan koleksi buku, poster literasi, serta panduan pengelolaan pojok baca. Sementara itu, mahasiswa KKN terlibat langsung dalam penataan ruang, pemilihan lokasi strategis, dan pelaksanaan kegiatan pendukung seperti mendongeng, kelas literasi, hingga pelatihan membaca untuk anak-anak.
Perwakilan Perpustakaan UBP Karawang menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat yang terintegrasi dengan program kampus. Selain memperkaya fasilitas literasi di desa, kegiatan ini juga melatih mahasiswa untuk berperan aktif dalam mengembangkan pengetahuan masyarakat melalui pendekatan edukatif dan humanis.
Masyarakat setempat menyambut baik pembangunan Pojok Baca ini dan berharap fasilitas tersebut dapat digunakan secara berkelanjutan. Kehadiran Pojok Baca diharapkan menjadi pemicu tumbuhnya budaya membaca, meningkatkan kualitas pendidikan desa, serta mempererat hubungan antara kampus dan masyarakat.
Dengan adanya program ini, Perpustakaan UBP Karawang berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi literasi dan memperluas jangkauan layanan pendidikan, sehingga kontribusi kampus terhadap pembangunan literasi dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat.